Kenali Gejala Penyakit Hepatitis A pada Anak

Kenali Gejala Penyakit Hepatitis A pada AnakHepatitis merupakan penyakit yang menempati urutan pertama dari berbagai penyakit hati di seluruh dunia, termasuk hepatitis A. Dibanding orang dewasa, penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak. Gejala penyakit ini juga kurang khas dan seringkali tidak disadari. Oleh sebab itu, berikut ulasan singkat tentang gejala penyakit hepatitis A pada anak.

Apa Itu Hepatitis A?

Sebelum mengenali gejala, sebaiknya kita pahami dahulu apa itu hepatitis A. Hepatitis merupakan peradangan hati, yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Hepatitis memiliki berbagai tipe, yaitu A, B, C, D dan E. Jadi, hepatitis A merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis A atau HAV.

Penyebab

Alasan utama mengapa penyakit hepatitis A banyak menyerang anak-anak adalah karena cara penularannya, yaitu fecal-oral atau melalui mulut. Virus ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang tekontaminasi HAV.

Kebiasaan anak yang jarang mencuci tangan dan jajan sembarangan, menjadi alasan utama penyakit satu ini kerap menyerang anak-anak. Cara penularan ini juga yang menyebabkan prevalensi hepatitis A lebih besar pada masyarakat dengan kesadaran higiene sanitasi rendah.

Gejala

Hepatitis A memiliki gejala yang cukup ringan, pada orang dewasa maupun anak-anak umumnya gejala yang timbul hanya seperti flu ataupun demam ringan. Bahkan pada anak berusia di bawah 6 tahun, kerap kali tidak menimbulkan gejala. Gejala inkubasi hepatitis A sekitar 14—28 hari, sehingga gejalanya muncul pada jangka waktu tersebut.

Hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis layaknya hepatitis tipe lain. Meskipun demikian, ada beberapa gejala yang sering kali menyertai hepatitis A, antara lain adalah kulit, kuku dan mata menguning (jaundice), lesu, lemas, mudah lelah, tidak nafsu makan, demam, tinja berwarna coklat seperti dempul, mual, muntah dan urin berwarna gelap seperti teh.

Cara Penanganan

Tidak ada obat spesifik untuk menangani hepatitis A, karena dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan dalam waktu beberapa minggu atau bulan. Jadi, cara yang paling efektif untuk mengatasi hepatitis A adalah perawatan suportif untuk meningkatkan imunitas tubuh, seperti mengonsumsi makanan bergizi, banyak minum air putih dan istirahat cukup.

Sebenarnya hepatitis A tidak perlu perawatan intensif di rumah sakit. Namun, jika gejala yang muncul semakin berat, seperti muntah terus menerus, tidak bisa makan atau minum sama sekali, kejang dan penurunan kesadaran, segeralah bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Cara Pencegahan

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak terinfeksi hepatitis A, antara lain adalah mengajarkan anak cuci tangan sebelum makan dan tidak membagi makan pada anak lain, mencuci tangan sebelum mengolah makanan, menjaga kebersihan tempat bermain anak dan tidak menggunakan alat makan bersamaan.

Demikian ulasan singkat tentang gejala penyakit hepatitis A pada anak. Selalu terapkan pola hidup sehat pada anak agar daya tahan tubuh meningkat, sehingga virus hepatitis A tidak mudah menginfeksi. Informasi lain seputar kesehatan ibu dan anak, parenting dan gaya hidup bisa Anda baca di laman parenting.orami.co.id.

Sharing is caring!