Awmorrowgel.org

Berbagi informasi untuk dunia penuh harapan tentang kesehatan, parenting, traveling, property, gadget dan lifestyle

Macam-macam Gejala Awal Kehamilan

Macam-macam Gejala Awal KehamilanGejala awal kehamilan seharusnya tidak lagi menjadi suatu hal yang awam bagi banyak orang. Pasalnya sudah cukup mudah mengetahui gejala awal kehamilan melalui informasi-informasi yang beredar saat ini. Apalagi di era yang didominasi oleh internet ini. Bukti dari terjadinya awal kehamilan bisa dilakukan dengan tes kehamilan. Tetapi ada banyak juga tanda-tanda yang bisa dikenali. Jika wanita mengalami gejala-gejala di bawah ini, ada kemungkinan bahwa ia akan menjadi seorang ibu. Kehamilan pada trimester pertama merupakan masa-masa yang rawan. Maka dari itu setelah dikenali gejala awal kehamilan yang berikut ini, calon ibu harus segera mempersiapkan diri agar janin bisa bertumbuh menjadi bayi yang sehat.

Gejala Awal Kehamilan pada Wanita

Perubahan fisik cukup terlihat pada gejala awal kehamilan. Pada awal kehamilan, payudara terasa lebih berat dan bahkan juga nyeri ketika disentuh. Dua minggu pertama setelah kehamilan, ukuran payudara wanita akan mulai membesar dan berubah. Hal ini sebagai persiapan untuk memproduksi susu khususnya bagi wanita muda. Perubahan ini disebabkan oleh hormon estrogen dan progesterone yang meningkat dengan cepat. Gejala awal kehamilan juga terlihat pada perubahan bentuk tubuh. Pada bagian perut wanita akan terlihat lebih membesar. Bagian bokong, paha, dada, dan lengan juga umumnya akan membesar. Tanda awal kehamilan sebelum telat haid juga bisa dilihat dari adanya perubahan pada bibir organ intim yang semula berwarna merah muda menjadi lebih pucat atau gelap.

Selain gejala awal kehamilan yang terlihat dari fisik sang ibu, ada juga gejala awal kehamilan yang terlihat pada tubuh. Biasanya calon ibu akan semakin sering buang air kecil dan mengalami konstipasi. Ketika hamil, janin yang tumbuh di dalam rahim akan menekan kandung kemih. Inilah mengapa frekuensi buang air kecil meningkat. Kandung kemih juga menjadi lebih cepat dipenuhi oleh urine. Selain itu, calon ibu juga biasanya menjadi lebih mudah merasa lelah. Akibatnya wanita hamil menjadi membutuhkan waktu tidur yang lebih lama. Pada masa awal kehamilan ini, tubuh akan bekerja dengan sangat keras untuk memompa hormone serta memproduksi lebih banyak darah untuk nutrisi bagi janin.

Gejala awal kehamilan lainnya yang akan terlihat juga adalah adanya flek darah dan nyeri perut. Di masa kehamilan, flek atau pendarahan bisa terjadi sekitar 10 atau 14 hari setelah pembuahan. Hal ini karena adanya implantasi ketika sel telur yang telah dibuahi menempelkan dirinya pada dinding uterus. Pendarahan seperti ini umumnya lebih sedikit dan warnanya lebih terang dari pada darah yang biasanya keluar ketika haid dan terjadinya juga hanya sebentar. Ada juga yang mengalami gejala awal kehamilan berupa nyeri pada perut karena rahim yang mulai membesar. Rasa nyerinya hampir sama seperti ketika sakit pada masa haid.

Gejala awal kehamilan yang paling banyak diketahui oleh orang-orang adalah perasaan mual dan muntah yang dialami calon ibu. Mual yang terjadi pada pagi hari merupakan gejala awal kehamilan yang paling klasik. Umumnya rasa mual hanya terjadi pada minggu keempat hingga kedelapan masa kehamilan. Mual juga bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Rasa mual ini muncul karena adanya peningkatan drastic kadar estrogen yang diproduksi oleh placenta dan janin. Hormon ini mengakibatkan pengosongan usus berjalan lebih lambat. Ibu hamil juga umumnya merasa lebih sensitif terhadap bau seperti bau masakan, kopi, parfum, asap rokok, dan lain sebagainya. Demikianlah beberapa gejala awal kehamilan.

Sharing is caring!

Updated: December 13, 2017 — 6:54 pm
Awmorrowgel.org © 2016 Frontier Theme
shares