Awmorrowgel.org

Berbagi informasi untuk dunia penuh harapan tentang kesehatan, parenting, traveling, property, gadget dan lifestyle

5 Tips Bangun Rumah Murah dengan Dana Terbatas Usai Menikah

5 Tips Bangun Rumah Murah dengan Dana Terbatas Usai Menikah

Memiliki rumah sendiri setelah menikah menjadi impian semua orang. Pasti Anda juga salah satunya, bukan? Tapi ketika hanya memiliki dana terbatas, bagaimana cara bangun rumah murah agar bisa terealisasi dengan baik? Kita tidak akan hitung-hitungan biaya, lebih pada tips agar keinginan Anda tercapai. Mau tahu bagaimana caranya? Ikuti 5 tips di bawah ini.

  1. Siapkan Perencanaan dengan Baik

Tindakan tanpa terencana ibarat mau melangkah, tetapi tidak tahu ke arah mana. Rumah hasil langkah asal-asalan juga akan berdampak ala kadarnya dan tidak memiliki arti lebih. Sebelum Anda membangun rumah, tinjau dulu lokasinya. Apakah aman dari bencana gempa, banjir, ataukah dekat dengan akses publik? Kalau iya, berarti lokasinya tepat.

Selain soal lokasi, tentu persiapkan juga rencana keuangan Anda. Untuk membangun rumah, modal awal paling tidak 50 juta Rupiah. Kalau penghasilan Anda 2 juta per bulan, tidak mengapa. Tinggal hemat-hematlah pengeluaran harian. Demi rumah impian, Anda juga harus rela berkorban.

  1. Pilih Desain Rumah Minimalis

Rumah minimalis akan membantu banyak dalam hal pengeluaran saat dikerjakan. Rumah minimalis tidak memerlukan lokasi yang luas. Desain ini sangat cocok ditempatkan di ranah pinggir kota maupun perkotaan. Soalnya kalau di desa, rumah seperti ini cenderung terasa sesak kalau dibandingkan dengan alam yang terbuka lebar.

Dengan desain rumah minimalis, Anda juga lebih leluasa menentukan modelnya. Meskipun hanya punya biaya minim? Betul. Soalnya desain rumah minimalis di masa sekarang sudah sangat banyak. Referensinya bisa Anda cari sendiri di internet. Baik mulai dari tipe 45, 60, 72, dan lainnya.

  1. Pakai Bahan Bangunan Lokal

Untuk membangun rumah minimalis tidak harus serba modern. Anda juga bisa memanfaatkan bahan bangunan lokal, semisal kayu, bambu, dan juga bahan lainnya. Harganya cenderung lebih terjangkau. Apalagi luas tanahnya tidak seberapa. Ketika ditempati kesannya juga lebih ramah lingkungan.

Bahkan di Eropa sana, desain rumah dengan warna alam juga banyak diminati. Kemudian lantainya juga dibikin dari kayu atau bambu. Cara memaksimalkan ruangan bisa dengan hiasan dinding atau lainnya. Target pengerjaan juga lebih cepat. Jadi biaya secara keseluruhan bisa ditekan seramping mungkin.

  1. Cermat dalam Memilih Juru Bangunan

Memilih juru bangunan sama halnya dengan juru masak. Jangan sampai tergoda oleh harganya yang murah. Teliti juga kinerja selama ini. Caranya? Selidiki orang-orang yang pernah menggunakan jasanya, termasuk hasil bangunannya. Memuaskan atau tidak tergantung porsi kepuasan Anda. Kalau sudah cocok, baru teken kontrak perjanjian.

Juru bangunan yang andal pasti akan berusaha mengerjakan sebaik mungkin. Kesalahan demi kesalahan akan diminimalisir. Bagi juru bangunan yang andal, pengerjaan yang baik merupakan prestasi tersendiri. Begitu pula dalam hal kecepatan. Juru bangunan yang baik tidak akan pernah melewati batas waktu yang sudah ditentukan.

  1. Maksimalkan Ruangan demi Ruangan

Seperti yang sebelumnya sudah disinggung sedikit, bahwa rumah minimalis itu kekuatannya bukan pada luas tanah. Dari mana kekuatannya? Tentu dari cara Anda memaksimalkannya. Misalnya dengan memanfaatkan teras yang sempit untuk taman bunga. Bisa juga dengan membuat wallpaper di dinding dengan desain 3D biar kesannya lebih luas.

Ketika Anda berniat bangun rumah murah itu bukan terletak pada soal dana saja. Poin yang perlu diperhatikan adalah soal cara Anda menghemat pengeluaran dan juga memanfaatkan kesempatan. Sudah umum diketahui, bahwa harga tanah per tahunnya naik. Maka, semakin Anda menunda pembuatan rumah, semakin jauh Anda dengan rumah impian.

Sharing is caring!

Updated: January 29, 2018 — 3:08 pm
Awmorrowgel.org © 2016 Frontier Theme
shares